<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Kebebasan adalah Keberanian untuk Memilih</title>
	<link>http://ruangku.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 11:46:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Takjub</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/09/takjub/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/09/takjub/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 11:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/09/takjub/</guid>
		<description><![CDATA[	Aneh kamu kok bisa tahu? Pasti ada klunya&#8230;katamu sih feel&#8230;(ada klunya kan?) Bebertapakali aku juga takjub dengan banyak perasaan yang kebetulan kok benar&#8230;.tp kemarin murni feel atau ada klunya sih?

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Aneh kamu kok bisa tahu? Pasti ada klunya&#8230;katamu sih feel&#8230;(ada klunya kan?) Bebertapakali aku juga takjub dengan banyak perasaan yang kebetulan kok benar&#8230;.tp kemarin murni feel atau ada klunya sih?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/09/takjub/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kutitipkan&#8230;</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/04/kutitipkan/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/04/kutitipkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 06:34:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/04/kutitipkan/</guid>
		<description><![CDATA[	Karena sesungguhnya aku sudah mewariskan tatapan di hatimu dan kamu sudah menitipkan senyuman di hatiku? 
	(tertera saat bumi memutus siang&#8230;mengingatmu&#8230; dengan segala kerumitan di pikiranku&#8230;dan kesederhanaan di hatimu&#8230;)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Karena sesungguhnya aku sudah mewariskan tatapan di hatimu dan kamu sudah menitipkan senyuman di hatiku? </p>
	<p><em>(tertera saat bumi memutus siang&#8230;mengingatmu&#8230; dengan segala kerumitan di pikiranku&#8230;dan kesederhanaan di hatimu&#8230;)</em>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/12/04/kutitipkan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta versi Gibran</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/29/cinta-versi-gibran/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/29/cinta-versi-gibran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 04:55:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/29/cinta-versi-gibran/</guid>
		<description><![CDATA[	PAGI ini, saya meminjam kamar seseorang untuk berdoa. Heran melihat buku lama Khalil Gibran bertajuk Sang Nabi,  tergeletak begitu saja.  Saya abaikan.
Namun, usai ritual doa, saya tidak tahan mengambil buku yang seharusnya tidak ada di kamar itu, karena pemiliknya tak suka membaca.
Lalu, saya membaca acak dan terbuka pada pertanyaan tentang cinta. Hmmm&#8230;akhirnya saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><em>PAGI ini, saya meminjam kamar seseorang untuk berdoa. Heran melihat buku lama Khalil Gibran bertajuk Sang Nabi,  tergeletak begitu saja.  Saya abaikan.<br />
Namun, usai ritual doa, saya tidak tahan mengambil buku yang seharusnya tidak ada di kamar itu, karena pemiliknya tak suka membaca.<br />
Lalu, saya membaca acak dan terbuka pada pertanyaan tentang cinta. Hmmm&#8230;akhirnya saya ingin menulis ulang tentang pengertian cinta versi Gibran di blog ini&#8230;untuk kamu, untuk aku, untuk kita, dan untuk hidup kita yang terkadang bisa begitu biru&#8230;</em></p>
	<p><strong>PABILA</strong> cinta memanggilmu, ikutilah dia, walau jalannya terjal berliku.<br />
Dan pabila sayapnya merangkummu, pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu.<br />
Dan jika dia bicara padamu, percayalah, walau ucapannya membuyarkan mimpimu, bagai angin utara mengobrak-abrik pertamanan.<br />
sebab sebagaimana cinta memahkotaimu, demikian pula dia menyalibmu. Demi pertumbuhanmu, begitu pula demi pemangkasanmu.<br />
Seebagaimana dia membubung, mengecup puncak-puncak ketinggianmu, membelai mesra ranting-ranting terlembut yang bergetar dalam cahaya matahari, demikian pula dia menghujam ke dasar akarmu, mengguncang-guncangnya dari ikatanmu dengan tanah.<br />
&#8230;.<br />
&#8230;.<br />
Namun jika dalam kecemasan, hanya kedirian cinta dan kesenangannya yang kaucari,<br />
maka lebih baiklah bagimu menutup tubuh lalu menyingkir dari papan penempaan,<br />
memasuki dunia tanpa musim, dimana kau dapat tertawa, namun tidak sepenuhnya,<br />
tempat kau pun dapat menangis, namun tidak sehabis airmata</p>
	<p>Cinta tak memberikan apa apa, kecuali keseluruhan dirinya, utuh penuh<br />
pun tidak mengambil apa apa, kecuali dari dirinya sendiri<br />
cinta tidak memiliki atau pun dimiliki<br />
karena cinta telah cukup untuk cinta<br />
&#8230;.<br />
&#8230;.<br />
Pun jangan mengira kau dapat menentukan arah cinta<br />
karena cinta, pabila kau telah dipilihnya, akan menentukan perjalanan hidupmu</p>
	<p>Cinta tidak berkeinginan selain mewujudkan maknanya<br />
Namun jika kau mencintai disertai berbagai keinginan, ujudkanlah dia demikian<br />
meluluhkan diri, mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan lagu persembahan malam,<br />
mengenali kepedihan kemesraan yang terlalu dalam,<br />
merasakan luka akibat pengertianmu sendiri tentang cinta,<br />
dan meneteskan darah dengan sukarela dan sukacita.<br />
Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan<br />
mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan<br />
istirah di terik siang merenungkan puncak puncak getaran cinta<br />
pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada<br />
kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari<br />
dan sebuah nyanyian puji syukur tersungging di bibir senyum</p>
	<p><strong><em>Khalil Gibran</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/29/cinta-versi-gibran/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Memerangi Tembakau</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/27/berjuang/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/27/berjuang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 08:42:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/27/berjuang/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini  saya berjuang memerangi tembakau
ketika hampir menyerah
saya mencoba mengalihkan pikiran dengan mengingatmu
siapa tahu bisa mengalahkan
nikmatnya gulungan asap putih ditemani segelas kopi
tapi lebih nikmat sih kalau ada kamu, ada kopi, dan racun tembakau&#8230;haha

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini  saya berjuang memerangi tembakau<br />
ketika hampir menyerah<br />
saya mencoba mengalihkan pikiran dengan mengingatmu<br />
siapa tahu bisa mengalahkan<br />
nikmatnya gulungan asap putih ditemani segelas kopi<br />
tapi lebih nikmat sih kalau ada kamu, ada kopi, dan racun tembakau&#8230;haha
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/27/berjuang/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Perkara Lama (GM)</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/26/perkara-lama-gm-2/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/26/perkara-lama-gm-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 11:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/26/perkara-lama-gm-2/</guid>
		<description><![CDATA[	1.
Sekali lagi aku jatuh cinta pada ranting keringmu
Pada Keras dan getasmu
Pada padang pasir yang kaubebat dengan kain
–di tempat terbuka
	Masa lalu seperti pemijit buta
mencengkeram bahu
	Bau tubuhmu yang tak bersalin kembali dibawa angin
Mengganggu dengan kenyataan lain
:malam, kaki gunung, api unggun, gitar dan lagu lagu
oalah, sepatah cinta tanpa sepatu, dulu
	Pemijit buta terus bekerja
Meraba-raba yang luka dan tak luka
Lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>1.<br />
Sekali lagi aku jatuh cinta pada ranting keringmu<br />
Pada Keras dan getasmu<br />
Pada padang pasir yang kaubebat dengan kain<br />
–di tempat terbuka</p>
	<p>Masa lalu seperti pemijit buta<br />
mencengkeram bahu</p>
	<p>Bau tubuhmu yang tak bersalin kembali dibawa angin<br />
Mengganggu dengan kenyataan lain<br />
:malam, kaki gunung, api unggun, gitar dan lagu lagu<br />
oalah, sepatah cinta tanpa sepatu, dulu</p>
	<p>Pemijit buta terus bekerja<br />
Meraba-raba yang luka dan tak luka<br />
Lalu semua pori-pori terbuka<br />
Lebih dari yang seharusnya</p>
	<p>Datang angin dari depan dan belakang<br />
Datang cinta yang dulu dan sekarang</p>
	<p>Aku jatuh cinta sekeras penolakanku atasnya<br />
Pada ranting dan padang pasirmu<br />
Pada keras dan rapuhmu<br />
Pada angin yang menghadirkan bau tubuhmu</p>
	<p>Ini hanya perkara lama yang tak pernah selesai</p>
	<p>4.<br />
Di dekatmu aku mencium harum bayi<br />
Meruap dari pori-pori<br />
Kuputuskan menjauh<br />
Kauputuskan menjauh<br />
Supaya tak ada yang celaka<br />
tak ada yang terluka</p>
	<p>Dan seluruh peristiwa<br />
baik baik saja–sepertinya</p>
	<p>Sampai suatu saat kita terpaksa merapat<br />
Tragedi itu tercipta lagi dengan cepat<br />
Aku meraba-raba kelelahan di tubuhmu<br />
Kau mencabuti uban di rambutku<br />
–Bocah bocah tua bermain api masa lalu</p>
	<p>Harus berakhir sebelum seluruhnya lahir</p>
	<p>5<br />
Apa kabarmu, lama aku tak menyentuhmu<br />
Bercak putih itu<br />
apa masih bertahan di jempol tanganmu</p>
	<p>Kita sama menua di ruang yang sama<br />
Cepat lupa dan tak waspada<br />
Tak awas lagi pada logika<br />
Padahal, ada yang belum usai dan bahaya</p>
	<p>:Kesepianku mengancammu<br />
Larilah, jangan tidur di pangkuanku</p>
	<p>Apa kabarmu, lama aku tak memelukmu<br />
Racun putih itu<br />
apa masih melekat di ujung bibirmu<br />
<em><br />
<strong>Banda Aceh-Yogyakarta 2006<br />
Gunawan Maryanto, Kompas 24 September 2006</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/26/perkara-lama-gm-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Lagi Kupuja Malam</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/25/tak-lagi-kupuja-malam-2/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/25/tak-lagi-kupuja-malam-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 16:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/25/tak-lagi-kupuja-malam-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Tak lagi kupuja malam
sebab kelamnya sungguh tak bertepi
tidakkah kau mengerti
pertemuan dan perpisahan selalu sisakan perih
sisakan gigil
tentang debar yang menggetarkan jiwa
tentang satu tanya
di gelap mana aku ada?
	(postingan lama)
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tak lagi kupuja malam<br />
sebab kelamnya sungguh tak bertepi<br />
tidakkah kau mengerti<br />
pertemuan dan perpisahan selalu sisakan perih<br />
sisakan gigil<br />
tentang debar yang menggetarkan jiwa<br />
tentang satu tanya<br />
di gelap mana aku ada?</p>
	<p><em>(postingan lama)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/25/tak-lagi-kupuja-malam-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya&#8230;</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/23/akhirnya-2/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/23/akhirnya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 14:51:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/23/akhirnya-2/</guid>
		<description><![CDATA[	akhirnya saya merasa menemukan apa yang selama ini saya cari
saya merasa beruntung,  meski mendapatkan untuk kehilangan lagi&#8230;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>akhirnya saya merasa menemukan apa yang selama ini saya cari<br />
saya merasa beruntung,  meski mendapatkan untuk kehilangan lagi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/23/akhirnya-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Lagi</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/22/belajar-lagi/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/22/belajar-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 09:15:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/22/belajar-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[	Belajar lagi memercayai orang&#8230;belajar lagi memercayai cinta&#8230;(saat didera keraguan)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Belajar lagi memercayai orang&#8230;belajar lagi memercayai cinta&#8230;(saat didera keraguan)
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/22/belajar-lagi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Power of the Dream</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/21/power-of-the-dream/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/21/power-of-the-dream/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 17:00:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/21/power-of-the-dream/</guid>
		<description><![CDATA[	&#8230;..
No matter where you are
To reach for your own star
To realize the power of the dream
(Celine Dion)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&#8230;..<br />
No matter where you are<br />
To reach for your own star<br />
To realize the power of the dream<br />
<em>(Celine Dion)</em>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/21/power-of-the-dream/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>sekali lagi&#8230;</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/20/439/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/20/439/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/20/439/</guid>
		<description><![CDATA[	Untuk hidup yang begitu biru, untuk pagi yang begitu suram, dan untuk cinta yang mungkin memang ada (semoga)&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Untuk hidup yang begitu biru, untuk pagi yang begitu suram, dan untuk cinta yang mungkin memang ada (semoga)&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/20/439/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Biru&#8230;</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/16/biru/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/16/biru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 13:38:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/16/biru/</guid>
		<description><![CDATA[	Malam ini terasa begitu biru
mungkin karena mengingatmu
atau berharap tentang cinta yang mungkin memang benar ada&#8230;
	dan tiba-tiba saja, saya ingin memposting beberapa puisi Soe Hok Gie tentang hidup, tentang cinta, kekecewaan, kesepian, dan harapan&#8230;
	Sebuah Tanya
akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><em><strong>Malam ini terasa begitu biru<br />
mungkin karena mengingatmu<br />
atau berharap tentang cinta yang mungkin memang benar ada&#8230;</strong></em></p>
	<p><em>dan tiba-tiba saja, saya ingin memposting beberapa puisi Soe Hok Gie tentang hidup, tentang cinta, kekecewaan, kesepian, dan harapan&#8230;</em></p>
	<p><strong>Sebuah Tanya</strong><br />
akhirnya semua akan tiba<br />
pada suatu hari yang biasa<br />
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui<br />
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?<br />
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?<br />
sambil membenarkan letak leher kemejaku</p>
	<p>(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendalawangi<br />
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram<br />
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)</p>
	<p>apakah kau masih membelaiku semesra dahulu<br />
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat</p>
	<p>(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara, tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)</p>
	<p>apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu, kita begitu berbeda dalam semua<br />
kecuali dalam cinta?</p>
	<p>(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti, seperti kabut pagi itu)</p>
	<p>manisku, aku akan jalan terus<br />
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan<br />
bersama hidup yang begitu biru</p>
	<p><strong>Untitled</strong><br />
ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah<br />
ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza<br />
tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku</p>
	<p>bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu<br />
atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendalawangi<br />
ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang<br />
ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra<br />
<em><br />
tapi aku ingin mati di sisimu sayangku<br />
setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya<br />
tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu</em></p>
	<p>mari, sini sayangku<br />
kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku<br />
tegaklah ke langit atau awan mendung<br />
kita tak pernah menanamkan apa-apa,<br />
kita takkan pernah kehilangan apa-apa
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/16/biru/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>khayalan</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/11/khayalan-2/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/11/khayalan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 10:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/11/khayalan-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Saya berkhayal  kita punya satu ruang kerja yang sama
dikelilingi banyak buku&#8230;buku kita&#8230;
mungkin sesekali kamu akan tertawa, karena saya menyukai segala jenis buku, termasuk roman picisan
Saya membayangkan kamu sibuk menyelesaikan tugas, saya membuat tulisan
atau kamu membuat tulisan, saya membaca buku
atau kamu membaca buku, saya menulis
atau saya menulis, kamu minum tuak&#8230;
atau mungkin kita hanya duduk diam, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Saya berkhayal  kita punya satu ruang kerja yang sama<br />
dikelilingi banyak buku&#8230;buku kita&#8230;<br />
mungkin sesekali kamu akan tertawa, karena saya menyukai segala jenis buku, termasuk roman picisan<br />
Saya membayangkan kamu sibuk menyelesaikan tugas, saya membuat tulisan<br />
atau kamu membuat tulisan, saya membaca buku<br />
atau kamu membaca buku, saya menulis<br />
atau saya menulis, kamu minum tuak&#8230;<br />
atau mungkin kita hanya duduk diam, mendengarkan suara hati dan berkhayal bersama<br />
atau kita hanya saling pandang dan tersenyum, karena kita sudah sama sama tua&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/11/khayalan-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Cemas</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/06/cemas/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/06/cemas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 14:55:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/06/cemas/</guid>
		<description><![CDATA[	Saya cemas kamu akan terluka&#8230;cemas warna tawamu akan berubah&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Saya cemas kamu akan terluka&#8230;cemas warna tawamu akan berubah&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/06/cemas/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tanpa Judul</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/01/tanpa-judul-2/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/01/tanpa-judul-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 03:13:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/01/tanpa-judul-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Ini air mata pertama saya untuk kamu, lelaki yang tau apa yang dia mau, lelaki baik yang sering membuat saya sedih, lelaki yang bisa membuat saya senang, meski hanya dengan kardus dan korek api&#8230;Gbu&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ini air mata pertama saya untuk kamu, lelaki yang tau apa yang dia mau, lelaki baik yang sering membuat saya sedih, lelaki yang bisa membuat saya senang, meski hanya dengan kardus dan korek api&#8230;Gbu&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/11/01/tanpa-judul-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Menggairahkan</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/30/menggairahkan/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/30/menggairahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 14:25:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/30/menggairahkan/</guid>
		<description><![CDATA[	Kantor sedang menggairahkan
mudah-mudahan perubahan konsep
yang tengah dirancang bisa kian menyenangkan
dan saya merasa beruntung&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kantor sedang menggairahkan<br />
mudah-mudahan perubahan konsep<br />
yang tengah dirancang bisa kian menyenangkan<br />
dan saya merasa beruntung&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/30/menggairahkan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Senja</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/29/senja/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/29/senja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 14:53:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/29/senja/</guid>
		<description><![CDATA[	Senja adalah kita teman
kamu dan aku
tak perlu lagi kata-kata
	(pulau sepa mengakhiri hari&#8230;Oktober 2009)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Senja adalah kita teman<br />
kamu dan aku<br />
tak perlu lagi kata-kata</p>
	<p><em>(pulau sepa mengakhiri hari&#8230;Oktober 2009)</em>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/29/senja/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Getir</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/28/getir/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/28/getir/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 14:05:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/28/getir/</guid>
		<description><![CDATA[	Memangnya ada ya kawan getir tapi bahagia?

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Memangnya ada ya kawan getir tapi bahagia?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/10/28/getir/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kita</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/09/25/kita-2/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/09/25/kita-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 15:41:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/09/25/kita-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Kita - kamu dan aku,  serta kata-kata yang hanya menggantung di udara&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kita - kamu dan aku,  serta kata-kata yang hanya menggantung di udara&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/09/25/kita-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mahal</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/25/mahal/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/25/mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 09:44:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/25/mahal/</guid>
		<description><![CDATA[	hu uhuu&#8230;banyak buku yang mau dibeli, tapi mahal-mahal
waktu mahal, buku mahal&#8230;(cari gratisan aja deh)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>hu uhuu&#8230;banyak buku yang mau dibeli, tapi mahal-mahal<br />
waktu mahal, buku mahal&#8230;(cari gratisan aja deh)
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/25/mahal/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>knock knock knock&#8230;</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/24/knock-knock-knock/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/24/knock-knock-knock/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 07:35:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/24/knock-knock-knock/</guid>
		<description><![CDATA[	hidup ternyata terus berjalan
meski terkadang kemarauku tetap merindukan hujan
banyak peristiwa dan kenangan
mampu mengubah cara pandang kita
mungkin saat sebuah rasa dipaksa mati
atau saat getas hati terus berjalan
sampai pada dasar yang sedasar-dasarnya
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>hidup ternyata terus berjalan<br />
meski terkadang kemarauku tetap merindukan hujan<br />
banyak peristiwa dan kenangan<br />
mampu mengubah cara pandang kita<br />
mungkin saat sebuah rasa dipaksa mati<br />
atau saat getas hati terus berjalan<br />
sampai pada dasar yang sedasar-dasarnya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/24/knock-knock-knock/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kangen</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/12/kangen/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/12/kangen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2009 07:39:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/12/kangen/</guid>
		<description><![CDATA[	Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api
	WS Rendra

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku<br />
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta<br />
kau tak akan mengerti segala lukaku<br />
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.<br />
Membayangkan wajahmu adalah siksa.<br />
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.<br />
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.<br />
Apabila aku dalam kangen dan sepi<br />
itulah berarti<br />
aku tungku tanpa api</p>
	<p><strong><em>WS Rendra</em></strong>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/08/12/kangen/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Putus Asa</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/07/20/putus-asa/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/07/20/putus-asa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 14:10:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/07/20/putus-asa/</guid>
		<description><![CDATA[	Betapa saya putus asa
hanya untuk menjaga rasa kita

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Betapa saya putus asa<br />
hanya untuk menjaga rasa kita
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/07/20/putus-asa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan Hairi</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/05/04/hairi/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/05/04/hairi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 07:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/05/04/hairi/</guid>
		<description><![CDATA[	TERAKHIR saya berkomunikasi dengan Hairi tanggal 21 Maret 2009.
Via Telepon Hairi langsung bicara: &#8220;Panjang umur, baru juga kita ngomongin, kok sudah lama enggak datang.&#8221;
	Dan sejak dua minggu lalu keinginan saya untuk berkunjung ke tempat Sugi dan Hairi terus muncul. Tapi seperti biasa, saya selalu menunda.
	Pagi ini SMS mengejutkan saya terima:
&#8220;Inalilahiwainalilaihiroziun, telah berpulang ke rahmatullah saudara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>TERAKHIR saya berkomunikasi dengan Hairi tanggal 21 Maret 2009.<br />
Via Telepon Hairi langsung bicara: &#8220;Panjang umur, baru juga kita ngomongin, kok sudah lama enggak datang.&#8221;</p>
	<p>Dan sejak dua minggu lalu keinginan saya untuk berkunjung ke tempat Sugi dan Hairi terus muncul. Tapi seperti biasa, saya selalu menunda.</p>
	<p>Pagi ini SMS mengejutkan saya terima:<br />
&#8220;Inalilahiwainalilaihiroziun, telah berpulang ke rahmatullah saudara Hairi, Senin pukul 03.45 di RSK Darmais&#8230;&#8221;</p>
	<p>Duuuh&#8230; kenapa kemarin saya menunda-nunda terus? Selamat jalan Hairi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/05/04/hairi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mama Aku Sudah Besar</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/28/mama-aku-sudah-besar/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/28/mama-aku-sudah-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 07:55:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/28/mama-aku-sudah-besar/</guid>
		<description><![CDATA[	Putriku  jelas sebuah keajaiban
saya rasa, Tuhan memang sudah mengatur demikian
	Saat hati melemah, seringkali saya mendapat kekuatan hanya dengan memeluk dia
suatu hari saya memeluk dan berguman: &#8220;maafkan mama ya nak.&#8221;
	Dengan mata bening dia menatap dan menjawab, &#8220;ya mama.&#8221;
Lalu dia melanjutkan: &#8220;Sebenarnya mama mau ngomong apa? gak apa-apa mama, aku sudah besar.&#8221;
	Hiiiiksss&#8230;padahal umurnya baru 6 tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Putriku  jelas sebuah keajaiban<br />
saya rasa, Tuhan memang sudah mengatur demikian</p>
	<p>Saat hati melemah, seringkali saya mendapat kekuatan hanya dengan memeluk dia<br />
suatu hari saya memeluk dan berguman: &#8220;maafkan mama ya nak.&#8221;</p>
	<p>Dengan mata bening dia menatap dan menjawab, &#8220;ya mama.&#8221;<br />
Lalu dia melanjutkan: &#8220;Sebenarnya mama mau ngomong apa? gak apa-apa mama, aku sudah besar.&#8221;</p>
	<p>Hiiiiksss&#8230;padahal umurnya baru 6 tahun 4 bulan.<br />
Uuuh nak,  semoga kamu selalu sehat jasmani dan rohani,  jadi orang yang baik, bahagia, berguna buat diri sendiri, orang lain, dan sekelilingmu. Semoga kamu selalu berada di jalan Tuhan, Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/28/mama-aku-sudah-besar/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>I am a Rock Star</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/24/i-am-a-rock-star/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/24/i-am-a-rock-star/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 14:10:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/24/i-am-a-rock-star/</guid>
		<description><![CDATA[	AKU lagi suka lagunya Pink yang ini&#8230;suka bangeet&#8230;
Pertama sih denger di Hardrock Bali, terus ternyata jadi pengiring trek combat terbaru&#8230;hmmm, gak ada yang kebetulan&#8217;kan&#8230;
	Na Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na
	I guess i just lost my husband
I don&#8217;t know where [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>AKU lagi suka lagunya Pink yang ini&#8230;suka bangeet&#8230;<br />
Pertama sih denger di Hardrock Bali, terus ternyata jadi pengiring trek combat terbaru&#8230;hmmm, gak ada yang kebetulan&#8217;kan&#8230;</p>
	<p>Na Na Na Na Na Na Na<br />
Na Na Na Na Na Na<br />
Na Na Na Na Na Na Na<br />
Na Na Na Na Na Na</p>
	<p>I guess i just lost my husband<br />
I don&#8217;t know where he went<br />
So i&#8217;m gonna drink my money<br />
I&#8217;m not gonna pay his rent (Nope)<br />
I got a brand new attitude<br />
And i&#8217;m gonna wear it tonight<br />
I wanna get in trouble<br />
I wanna start a fight</p>
	<p>Na Na Na Na Na Na Na<br />
I wanna start a fight<br />
Na Na Na Na Na Na Na<br />
I wanna start a fight</p>
	<p>So so what?<br />
I&#8217;m still a rock star<br />
I got my rock moves<br />
And i don&#8217;t need you<br />
And guess what<br />
I&#8217;m having more fun<br />
And now that we&#8217;re done<br />
I&#8217;m gonna show you tonight<br />
I&#8217;m alright, I&#8217;m just fine<br />
And you&#8217;re a tool<br />
So so what?<br />
I am a rockstar<br />
I got my rock moves<br />
And i don&#8217;t want you tonight</p>
	<p>Uh, check my flow, uh</p>
	<p>The waiter just checked my table<br />
And gave to Jessica Simp- Shit!<br />
I guess i&#8217;ll go sit with Tom boy<br />
At least he&#8217;ll know how to hit<br />
What if this song&#8217;s on the radio<br />
Then somebody&#8217;s gonna die<br />
I&#8217;m gonna get in trouble<br />
My ex will start a fight</p>
	<p>Na Na Na Na Na Na Na<br />
He&#8217;s gonna start a fight<br />
Na Na Na Na Na Na Na<br />
We&#8217;re all gonna get in a fight!</p>
	<p>So so what?<br />
I&#8217;m still a rock star<br />
I got my rock moves<br />
And i don&#8217;t need you<br />
And guess what<br />
I&#8217;m having more fun<br />
And now that we&#8217;re done<br />
I&#8217;m gonna show you tonight<br />
I&#8217;m alright, I&#8217;m just fine<br />
And you&#8217;re a tool<br />
So so what?<br />
I am a rock star<br />
I got my rock moves<br />
And i don&#8217;t want you tonight</p>
	<p>You weren&#8217;t fair<br />
You never were<br />
You weren&#8217;t all<br />
But thats not fair<br />
I gave you life<br />
I gave my all<br />
You weren&#8217;t there<br />
You let me fall</p>
	<p>So so what?<br />
I&#8217;m still a rock star<br />
I got my rock moves<br />
And i don&#8217;t need you<br />
And guess what<br />
I&#8217;m having more fun<br />
And now that we&#8217;re done (we&#8217;re done)<br />
I&#8217;m gonna show you tonight<br />
I&#8217;m alright(I&#8217;m alright),I&#8217;m just fine (I&#8217;m just fine)<br />
And you&#8217;re a tool<br />
So so what?<br />
I am a rock star<br />
I got my rock moves<br />
And i don&#8217;t want you tonight</p>
	<p>No No, No No<br />
I Don&#8217;t want you tonight<br />
You weren&#8217;t fair<br />
I&#8217;m gonna show you tonight<br />
I&#8217;m alright, I&#8217;m just fine<br />
And you&#8217;re a tool<br />
So so what?<br />
I am a rock star<br />
I got my rock moves<br />
And i don&#8217;t want you tonight</p>
	<p>Ba da da da da da
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/24/i-am-a-rock-star/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kota Sejuta Lilin</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/11/kota-sejuta-lilin/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/11/kota-sejuta-lilin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 05:02:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/11/kota-sejuta-lilin/</guid>
		<description><![CDATA[	Semana Santa 1
	LARANTUKA adalah kota sejuta lilin, kota doa yang tak pernah henti
didaraskan.
Malam Jumat Agung (10/4), ratapan yang menggambarkan kepedihan Maria
karena harus menyaksikan penderitaan Yesus anaknya sebelum dan saat
disalib berkumandang dalam hening.
Keheningan hanya ditemani gumaman doa dan jutaan pendar lilin dari ribuan
masyarakat setempat dan peziarah. Lilin juga berpendar di jalan sepanjang
2 km yang dilalui prosesi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><strong>Semana Santa 1</strong></p>
	<p>LARANTUKA adalah kota sejuta lilin, kota doa yang tak pernah henti<br />
didaraskan.<br />
Malam Jumat Agung (10/4), ratapan yang menggambarkan kepedihan Maria<br />
karena harus menyaksikan penderitaan Yesus anaknya sebelum dan saat<br />
disalib berkumandang dalam hening.<br />
Keheningan hanya ditemani gumaman doa dan jutaan pendar lilin dari ribuan<br />
masyarakat setempat dan peziarah. Lilin juga berpendar di jalan sepanjang<br />
2 km yang dilalui prosesi. Pun di depan rumah-rumah penduduk.<br />
&#8220;Pandang dan lihatlah, apakah ada kedukaan seperti kedukaanku?&#8221; begitu<br />
kira-kira sebagian bunyi dari ratapan Ovos Omnes yang mewakili kedukaan<br />
Maria, Bunda Yesus.<br />
Maka, malam itu suara jernih perempuan pembawa ratapan, memantul di<br />
bukit-bukit yang ada di seberang pantai. Terasa magis, saat gema suara<br />
seakan berpindah tempat dari kiri, tengah dan kanan pebukitan.<br />
Ribuan orang berarak hingga mencapai panjang 1,5 km. Menyemut di antara<br />
arakan peti Tuan Anna (Yesus) dan patung Tuan Ma (Bunda Maria). Hampir<br />
seluruh peserta doa menggunakan baju hitam sebagai tanda berkabung atas<br />
kematian Yesus.<br />
Prosesi Jumat Agung atau Sesta Vera merupakan puncak dari rangkaian<br />
perayaan Semana Santa (pekan suci) Paskah. Pagi sebelum puncak acara,<br />
arak-arakan Tuan Menino (bayi Yesus) dilakukan lewat laut. Menggunakan<br />
perahu dayung kecil, diikuti perahu-perahu lain. Jauh di samping dan<br />
belakangnya, masyarakat mengantar menggunakan perahu motor. Pol Air dan<br />
Tim SAR pun bersiaga karena derasnya arus laut yang disebut penduduk<br />
setempat sebagai arus balik.<br />
Di jalanan, masyarakat berjubel mengikuti perahu dari pinggiran pantai<br />
hingga tempat perhentian di antara Kapela (kapel) Tuan Ma dan Tuan Anna.<br />
Siang itu juga dilanjutkan dengan arakan Tuan Ma dan Tuan Anna menuju<br />
Katedral. Dari titik inilah prosesi Sesta Vera dengan jutaan lilin<br />
dimulai. Berangkat pukul 19.00 WIT, selesai pukul 01.00 WIT.<br />
Rabu sebelumnya, masyarakat mengikuti prosesi Rabu Trewa. Tepat pukul<br />
19.00, usai pelantunan doa dalam bahasa Portugis Kuno, para pemuda dan<br />
anak-anak menabuhkan bebunyian yang berasal dari seretan dan pukulan seng.<br />
Menjadi pertanda kegelisahaan menjelang kematian Yesus.<br />
Kamis pagi, Kapela Tuan Ma dan Tuan Anna dibuka untuk umum. Masyarakat dan<br />
peziarah rela antre berjam-jam untuk berdoa, berjalan dengan lutut,<br />
mendekati dan mencium Tuan Ma dan Tuan Anna. Pada saat itu puji syukur tak<br />
henti didaraskan, hingga keesokan harinya.<br />
Semana Santa merupakan tradisi tua warisan Portugal yang sudah berusia<br />
lebih dari 400 tahun. Di negara asalnya, tradisi ini sudah punah.<br />
Ketekunan dan kekuatan doa yang dilantunkan di Larantuka menunjukkan<br />
betapa besarnya pengharapan  yang dimiliki masyarakat dan<br />
para peziarah. Terkadang, kata-kata tak lagi cukup untuk melukiskan jiwa<br />
dari kekuatan sebuah pengharapan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/11/kota-sejuta-lilin/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Apa yang harus saya lakukan?</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/03/apa-yang-harus-saya-lakukan/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/03/apa-yang-harus-saya-lakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 16:26:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/03/apa-yang-harus-saya-lakukan/</guid>
		<description><![CDATA[	Apa yang harus saya lakukan?
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Apa yang harus saya lakukan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/04/03/apa-yang-harus-saya-lakukan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Politik? No Way!</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/politik-no-way/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/politik-no-way/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 10:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/politik-no-way/</guid>
		<description><![CDATA[	Minggu, saya &#8216;berkenalan&#8217; (saya lebih dulu kenal keluarga mereka) dengan suami istri yang sangat dekat dengan dunia politik dan TNI.  Barangkali untuk beberapa sejarah yang masih juga tak jelas di negeri ini, mereka memegang kunci rahasia. 
	Dari percakapan dan canda, saya mendapat banyak informasi langsung dari ring 1. Tentang ambisi, percintaan, affair, dan dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Minggu, saya &#8216;berkenalan&#8217; (saya lebih dulu kenal keluarga mereka) dengan suami istri yang sangat dekat dengan dunia politik dan TNI.  Barangkali untuk beberapa sejarah yang masih juga tak jelas di negeri ini, mereka memegang kunci rahasia. </p>
	<p>Dari percakapan dan canda, saya mendapat banyak informasi langsung dari ring 1. Tentang ambisi, percintaan, affair, dan dunia magis. Menyegarkan karena dalam hubungan manusia dengan manusia mereka benar-benar menyenangkan. Sangat sangat manusiawi.</p>
	<p>Tapi soal politik? Sekali lagi saya angkat tangan. Entah saya yang penuh curiga, atau mungkin perasaan saya saja yang terlalu berprasangka. Saya tetap  merasa tidak nyaman. Saya tak mau masuk dalam lingkaran itu, karena saya benar-benar tidak merasakan passion yang pas Bagi saya, dunia itu rawan pemanfaatan dan memanfaatkan. </p>
	<p>Jadi saya putuskan menarik diri di batas luar. Mendengarkan saja kalau sudah bicara soal politik. Tapi kalau hal lain hahaha&#8230;menyenangkan. Saya seperti membaca buku-buku berkarakter Sydney Sheldon&#8230;hmmm&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/politik-no-way/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Memaksa</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/jangan-memaksa/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/jangan-memaksa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 10:14:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/jangan-memaksa/</guid>
		<description><![CDATA[	Mencapai segala sesuatu memang tidak perlu ngoyo alias memaksakan segala hal. Pengorbanan memang perlu tapi kan harus menggunakan akal sehat. Terlalu banyak yang dikorbankan tapi hasil tidak sesuai, akhirnya yang muncul rasa sakit dan tidak terima. Itu yang terjadi pada beberapa temanku, baik dalam hal percintaan mau pun karir. 
	Sebagai penonton, saya belajar banyak&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Mencapai segala sesuatu memang tidak perlu ngoyo alias memaksakan segala hal. Pengorbanan memang perlu tapi kan harus menggunakan akal sehat. Terlalu banyak yang dikorbankan tapi hasil tidak sesuai, akhirnya yang muncul rasa sakit dan tidak terima. Itu yang terjadi pada beberapa temanku, baik dalam hal percintaan mau pun karir. </p>
	<p>Sebagai penonton, saya belajar banyak&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/16/jangan-memaksa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Thombstone</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/13/thombstone/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/13/thombstone/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 13:24:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/13/thombstone/</guid>
		<description><![CDATA[	INI  film yang bisa membuat saya nonton berkali-kali tanpa bosan. Senang dengan acting Val Kilmer. Benar-benar senang. 
	Suka dengan persahabatan Doc Holiday (Val Kilmer) dan Wyatt Earp (Kurt Russel&#8211; yang jadi tokoh utama).  Saya suka percakapan saat Doc terbaring sakit dan Wyatt mendapat tantangan duel dari  musuhnya. Juga percakapan Doc dan Wyatt, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>INI  film yang bisa membuat saya nonton berkali-kali tanpa bosan. Senang dengan acting Val Kilmer. Benar-benar senang. </p>
	<p>Suka dengan persahabatan Doc Holiday (Val Kilmer) dan Wyatt Earp (Kurt Russel&#8211; yang jadi tokoh utama).  Saya suka percakapan saat Doc terbaring sakit dan Wyatt mendapat tantangan duel dari  musuhnya. Juga percakapan Doc dan Wyatt, saat Doc dirawat  di sanatorium sampai akhir hayatnya. </p>
	<p>Ala hollywoodnya, saya suka saat Doc tiba-tiba muncul menggantikan posisi duel Wyatt dan Johnny Ringo. </p>
	<p>Coba deh tonton film ini. Film lama, kalau tidak salah dibuat tahun 1993 tapi sampai sekarang tetap bisa membuat saya terpesona.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/02/13/thombstone/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kepompong</title>
		<link>http://ruangku.blogsome.com/2009/01/19/kepompong/</link>
		<comments>http://ruangku.blogsome.com/2009/01/19/kepompong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 09:28:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Hariku</category>
		<guid>http://ruangku.blogsome.com/2009/01/19/kepompong/</guid>
		<description><![CDATA[	Di pohon johar yang istirah
di musim penghujan yang basah
aku tumbuh dari rasa sakit masa lalu
Menyulam rumah berkabut
	Karya S Yoga, diambil dari harian Kompas 18 Jan 09
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Di pohon johar yang istirah<br />
di musim penghujan yang basah<br />
aku tumbuh dari rasa sakit masa lalu<br />
Menyulam rumah berkabut</p>
	<p>Karya S Yoga, diambil dari harian <em>Kompas</em> 18 Jan 09</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ruangku.blogsome.com/2009/01/19/kepompong/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
