HarikuApril 23, 2008 9:52 am

Terimakasih saudaraku yang baik. Seperti katamu, saya akan berjuang untuk meraih kemenangan tanpa trophy.

HarikuApril 14, 2008 5:19 pm

Kalau saya anak kecil, saya mungkin akan lari sambil berteriak, “Tidak mau…tidak mau…tidak mau!”

Tapi saya bukan anak kecil. Masa itu sudah lama lewat. Saya sekarang perempuan yang hampir memasuki 40 tahun.

Jadi terpaksa saya menahan keinginan untuk lari, tetap berdiri, sambil memasang peralatan siaran langsung yang namanya pun saya tidak tahu. Sepanjang penantian — sebenarnya hanya 15 menit — saya terus berusaha menahan gemetar. Kadang berhasil, tapi terus terang lebih banyak tidak berhasil.

Aduuuh… kenapa setelah hampir dua tahun, saya takjuga bisa menikmati?

HarikuApril 7, 2008 4:33 pm

Meski menyenangi sebuah pekerjaan, tapi ternyata bekerja dengan ritme terbalik bisa membuat orang tidak bahagia. Itu yang saya rasakan, terutama kalau jarum jam sudah mendekati angka 4 dini hari.

Saya rasa, bekerja dengan ritme aneh seperti ini juga membuat hormon saya memburuk. Muncul lagi setelah beberapa bulan dalam zona aman dan nyaman.

uuuh dan seperti biasa, saya mencarimu di tengah kekosongan. Merebahkan angan, menelusuri pikiran dengan kata-kata.

Meminjam istilah teman: sekarang saya sudah jadi anak asuhan rembulan. Pun, pantang pulang sebelum terang! Chaaaayoooo…!!!!