“mama aku mau ngaji,” kata putriku tiba-tiba.
Dia lalu mengambil buku, duduk di kasur dan mengeluarkan kata-kata sembarang dengan nada seperti orang mengaji.
Usai itu dia bilang lagi:
“mama aku sekarang mau berdoa bareng mama.”
“hayuuuk, tapi giliran kamu yang bicara ya.”
“iya deh.”
Maka, kami berdoa. Putri kecilku berujar:
“Tuhan, terimakasih karena aku punya rumah. aku pengen rumahku lebih bagus lagi. Tuhan, terimakasih karena aku sudah keluar dari perut mama. aku sayang sekali sama mama. Tuhan aku pengen sepeda roda dua. tolong bilangin sama mama supaya beliin aku sepeda roda dua, amin.”
????
Begitulah putri kecilku berdoa.
Setiap waktu, saya selalu teringat pada dua mata beningnya, juga tawa lebarnya yang aduhai manis.


hahaha…pinter sekali ngajak doa bareng mamanya biar mamanya denger dia pengin apa…gimana ya caranya bisa punya anak cerdas begitu?
Comment by [em-eijs] — February 6, 2007 @ 2:22 pm