Siang di Bima begitu menggelora
rona senjanya menggelayut
hapus jejak-jejak kaki
yang rajin menciumi
surutan asin laut
Tiap petang
ranggasan ranting hitamkan langit
mencumbu rembulan dan ratusan bintang
berdamai tanpa prasangka
meski hanya menjadi lintasan
Lalu,
tak bisakah kita berbincang saja
mencoba seluas dan selapang lautan
lupakan jejak-jejak kaki
yang suatu masa dulu
pernah juga bergelora
menciumi surutan asin laut
NB: Bima menyenangkan dan menenangkan

