Terkadang saya heran, kenapa ya masih merekonstruksi sesuatu yang sebenarnya tidak ada guna?
Saya bukannya tidak sadar kalau apa yang saya bangun ulang bisa menyakiti diri sendiri. Saya bukannya tidak tahu apa yang saya lakukan hanya membangun sesuatu di atas pasir. Saya juga bukannya tidak bisa men set-up pikiran sendiri.
Masalahnya, saya belum mau. Saya masih membiarkan sesuatu yang tidak masuk akal itu berkeliaran di pikiran. Terkadang bisa lebih dari dua jam, kadang kalau saya sedang normal ya tidak sama sekali. Lha wong jelas-jelas enggak ada guna!
Tapi kenapa dipertahankan? Pastinya karena saya masih berproses, belum selesai dengan diri sendiri.

