Gosip:
Kamus Besar Bahasa Indonesia: Obrolan tentang orang-orang lain; cerita negatif tentang seseorang; pergunjingan.

Pertama-tama, saya mengaca pada diri sendiri, apakah saya senang bergosip? Beberapakali saya lakukan bersama orang yang benar-benar saya percaya. Bukan menciptakan, tetapi sekadar bercerita dan berdiskusi tentang suatu kejadian atau pun pembicaraan. Tidak menyebar ke orang lain, apalagi sekumpulan. Saya juga bertanya, apakah saya sering terlibat dalam pembicaraan gosip? Sebagai manusia iya. Terutama soal kerja. Soal kehidupan orang lain, rata-rata saya hanya mangut-mangut atau mengatakan masa? sampai kadang saya dibilang sok jaim. Tapi saya harus mengakui, kadang saya ngaco juga sih…

Saat saya terkena gosip: halaaah…..!!! kok bisa???
Gosip memang kejam. Apalagi jika datang dari teman-teman sendiri. Lebih-lebih jika apa yang digosipkan tidak benar 100 persen. Sungguh menyebalkan.

Jadi pada titik ini, saya bisa memahami mengapa para artis merasa terganggu dengan ulah wartawan infotaiment. Tapi karena mereka artis, ada untungnya juga. Paling tidak popularitas terdongkrak. Lha saya? Halaaah!

Tapi kemudian ada orang yang memberi penghiburan: “saat satu jari mereka menunjuk padamu, sesungguhnya, empat jari yang lain menunjuk pada diri sendiri.”

(Itu kata-kata menghibur gak sih? tapi kayaknya gak cocok disebut penghiburan )