AWALNYA berbicara tentang pinjam-meminjam mobil.
Seorang lelaki (?) mengatakan, tidak bisa sembarangan meminjamkan mobil. Harus dilihat dulu bagaimana sifat dan cara si peminjam menyetir. Kemudian dia berkata:
“Buat lelaki, mobil, gitar, dan perempuan sama sensitifnya.”

Mobil, gitar, dan perempuan? Mendengar pernyataan itu, awalnya saya tercenung. Sulit mendefinisikan perasaan. Setelah itu rasanya ada yang menggelitik. Benar-benar menggelitik, karena membuat saya ingin tertawa. Kemudian saya masuk pada fase tercengang.

Meski tak sepakat dengan pernyataan itu (perempuan?), rasanya saya mendapat pemahaman baru. Ya itu tadi: di antaranya membuat saya ingin tertawa terbahak-bahak, sekaligus tercengang.