HarikuNovember 26, 2009 11:27 am

1.
Sekali lagi aku jatuh cinta pada ranting keringmu
Pada Keras dan getasmu
Pada padang pasir yang kaubebat dengan kain
–di tempat terbuka

Masa lalu seperti pemijit buta
mencengkeram bahu

Bau tubuhmu yang tak bersalin kembali dibawa angin
Mengganggu dengan kenyataan lain
:malam, kaki gunung, api unggun, gitar dan lagu lagu
oalah, sepatah cinta tanpa sepatu, dulu

Pemijit buta terus bekerja
Meraba-raba yang luka dan tak luka
Lalu semua pori-pori terbuka
Lebih dari yang seharusnya

Datang angin dari depan dan belakang
Datang cinta yang dulu dan sekarang

Aku jatuh cinta sekeras penolakanku atasnya
Pada ranting dan padang pasirmu
Pada keras dan rapuhmu
Pada angin yang menghadirkan bau tubuhmu

Ini hanya perkara lama yang tak pernah selesai

4.
Di dekatmu aku mencium harum bayi
Meruap dari pori-pori
Kuputuskan menjauh
Kauputuskan menjauh
Supaya tak ada yang celaka
tak ada yang terluka

Dan seluruh peristiwa
baik baik saja–sepertinya

Sampai suatu saat kita terpaksa merapat
Tragedi itu tercipta lagi dengan cepat
Aku meraba-raba kelelahan di tubuhmu
Kau mencabuti uban di rambutku
–Bocah bocah tua bermain api masa lalu

Harus berakhir sebelum seluruhnya lahir

5
Apa kabarmu, lama aku tak menyentuhmu
Bercak putih itu
apa masih bertahan di jempol tanganmu

Kita sama menua di ruang yang sama
Cepat lupa dan tak waspada
Tak awas lagi pada logika
Padahal, ada yang belum usai dan bahaya

:Kesepianku mengancammu
Larilah, jangan tidur di pangkuanku

Apa kabarmu, lama aku tak memelukmu
Racun putih itu
apa masih melekat di ujung bibirmu

Banda Aceh-Yogyakarta 2006
Gunawan Maryanto, Kompas 24 September 2006

HarikuNovember 25, 2009 4:46 pm

Tak lagi kupuja malam
sebab kelamnya sungguh tak bertepi
tidakkah kau mengerti
pertemuan dan perpisahan selalu sisakan perih
sisakan gigil
tentang debar yang menggetarkan jiwa
tentang satu tanya
di gelap mana aku ada?

(postingan lama)

HarikuNovember 23, 2009 2:51 pm

akhirnya saya merasa menemukan apa yang selama ini saya cari
saya merasa beruntung, meski mendapatkan untuk kehilangan lagi…

HarikuNovember 22, 2009 9:15 am

Belajar lagi memercayai orang…belajar lagi memercayai cinta…(saat didera keraguan)

HarikuNovember 21, 2009 5:00 pm

…..
No matter where you are
To reach for your own star
To realize the power of the dream
(Celine Dion)

HarikuNovember 20, 2009 3:23 am

Untuk hidup yang begitu biru, untuk pagi yang begitu suram, dan untuk cinta yang mungkin memang ada (semoga)…

HarikuNovember 16, 2009 1:38 pm

Malam ini terasa begitu biru
mungkin karena mengingatmu
atau berharap tentang cinta yang mungkin memang benar ada…

dan tiba-tiba saja, saya ingin memposting beberapa puisi Soe Hok Gie tentang hidup, tentang cinta, kekecewaan, kesepian, dan harapan…

Sebuah Tanya
akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku

(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendalawangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat

(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara, tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)

apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu, kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?

(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti, seperti kabut pagi itu)

manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru

Untitled
ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah
ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza
tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku

bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendalawangi
ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang
ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra

tapi aku ingin mati di sisimu sayangku
setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya
tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu

mari, sini sayangku
kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku
tegaklah ke langit atau awan mendung
kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa

HarikuNovember 11, 2009 10:24 am

Saya berkhayal kita punya satu ruang kerja yang sama
dikelilingi banyak buku…buku kita…
mungkin sesekali kamu akan tertawa, karena saya menyukai segala jenis buku, termasuk roman picisan
Saya membayangkan kamu sibuk menyelesaikan tugas, saya membuat tulisan
atau kamu membuat tulisan, saya membaca buku
atau kamu membaca buku, saya menulis
atau saya menulis, kamu minum tuak…
atau mungkin kita hanya duduk diam, mendengarkan suara hati dan berkhayal bersama
atau kita hanya saling pandang dan tersenyum, karena kita sudah sama sama tua…

HarikuNovember 6, 2009 2:55 pm

Saya cemas kamu akan terluka…cemas warna tawamu akan berubah…

HarikuNovember 1, 2009 3:13 am

Ini air mata pertama saya untuk kamu, lelaki yang tau apa yang dia mau, lelaki baik yang sering membuat saya sedih, lelaki yang bisa membuat saya senang, meski hanya dengan kardus dan korek api…Gbu…

HarikuOctober 30, 2009 2:25 pm

Kantor sedang menggairahkan
mudah-mudahan perubahan konsep
yang tengah dirancang bisa kian menyenangkan
dan saya merasa beruntung…

HarikuOctober 29, 2009 2:53 pm

Senja adalah kita teman
kamu dan aku
tak perlu lagi kata-kata

(pulau sepa mengakhiri hari…Oktober 2009)

HarikuOctober 28, 2009 2:05 pm

Memangnya ada ya kawan getir tapi bahagia?

HarikuSeptember 25, 2009 3:41 pm

Kita - kamu dan aku, serta kata-kata yang hanya menggantung di udara…

HarikuAugust 25, 2009 9:44 am

hu uhuu…banyak buku yang mau dibeli, tapi mahal-mahal
waktu mahal, buku mahal…(cari gratisan aja deh)

HarikuAugust 24, 2009 7:35 am

hidup ternyata terus berjalan
meski terkadang kemarauku tetap merindukan hujan
banyak peristiwa dan kenangan
mampu mengubah cara pandang kita
mungkin saat sebuah rasa dipaksa mati
atau saat getas hati terus berjalan
sampai pada dasar yang sedasar-dasarnya

HarikuAugust 12, 2009 7:39 am

Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api

WS Rendra

HarikuJuly 20, 2009 2:10 pm

Betapa saya putus asa
hanya untuk menjaga rasa kita

HarikuMay 4, 2009 7:19 am

TERAKHIR saya berkomunikasi dengan Hairi tanggal 21 Maret 2009.
Via Telepon Hairi langsung bicara: “Panjang umur, baru juga kita ngomongin, kok sudah lama enggak datang.”

Dan sejak dua minggu lalu keinginan saya untuk berkunjung ke tempat Sugi dan Hairi terus muncul. Tapi seperti biasa, saya selalu menunda.

Pagi ini SMS mengejutkan saya terima:
“Inalilahiwainalilaihiroziun, telah berpulang ke rahmatullah saudara Hairi, Senin pukul 03.45 di RSK Darmais…”

Duuuh… kenapa kemarin saya menunda-nunda terus? Selamat jalan Hairi…

HarikuApril 28, 2009 7:55 am

Putriku jelas sebuah keajaiban
saya rasa, Tuhan memang sudah mengatur demikian

Saat hati melemah, seringkali saya mendapat kekuatan hanya dengan memeluk dia
suatu hari saya memeluk dan berguman: “maafkan mama ya nak.”

Dengan mata bening dia menatap dan menjawab, “ya mama.”
Lalu dia melanjutkan: “Sebenarnya mama mau ngomong apa? gak apa-apa mama, aku sudah besar.”

Hiiiiksss…padahal umurnya baru 6 tahun 4 bulan.
Uuuh nak, semoga kamu selalu sehat jasmani dan rohani, jadi orang yang baik, bahagia, berguna buat diri sendiri, orang lain, dan sekelilingmu. Semoga kamu selalu berada di jalan Tuhan, Amin.

HarikuApril 24, 2009 2:10 pm

AKU lagi suka lagunya Pink yang ini…suka bangeet…
Pertama sih denger di Hardrock Bali, terus ternyata jadi pengiring trek combat terbaru…hmmm, gak ada yang kebetulan’kan…

Na Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na Na
Na Na Na Na Na Na

I guess i just lost my husband
I don’t know where he went
So i’m gonna drink my money
I’m not gonna pay his rent (Nope)
I got a brand new attitude
And i’m gonna wear it tonight
I wanna get in trouble
I wanna start a fight

Na Na Na Na Na Na Na
I wanna start a fight
Na Na Na Na Na Na Na
I wanna start a fight

So so what?
I’m still a rock star
I got my rock moves
And i don’t need you
And guess what
I’m having more fun
And now that we’re done
I’m gonna show you tonight
I’m alright, I’m just fine
And you’re a tool
So so what?
I am a rockstar
I got my rock moves
And i don’t want you tonight

Uh, check my flow, uh

The waiter just checked my table
And gave to Jessica Simp- Shit!
I guess i’ll go sit with Tom boy
At least he’ll know how to hit
What if this song’s on the radio
Then somebody’s gonna die
I’m gonna get in trouble
My ex will start a fight

Na Na Na Na Na Na Na
He’s gonna start a fight
Na Na Na Na Na Na Na
We’re all gonna get in a fight!

So so what?
I’m still a rock star
I got my rock moves
And i don’t need you
And guess what
I’m having more fun
And now that we’re done
I’m gonna show you tonight
I’m alright, I’m just fine
And you’re a tool
So so what?
I am a rock star
I got my rock moves
And i don’t want you tonight

You weren’t fair
You never were
You weren’t all
But thats not fair
I gave you life
I gave my all
You weren’t there
You let me fall

So so what?
I’m still a rock star
I got my rock moves
And i don’t need you
And guess what
I’m having more fun
And now that we’re done (we’re done)
I’m gonna show you tonight
I’m alright(I’m alright),I’m just fine (I’m just fine)
And you’re a tool
So so what?
I am a rock star
I got my rock moves
And i don’t want you tonight

No No, No No
I Don’t want you tonight
You weren’t fair
I’m gonna show you tonight
I’m alright, I’m just fine
And you’re a tool
So so what?
I am a rock star
I got my rock moves
And i don’t want you tonight

Ba da da da da da

HarikuApril 11, 2009 5:02 am

Semana Santa 1

LARANTUKA adalah kota sejuta lilin, kota doa yang tak pernah henti
didaraskan.
Malam Jumat Agung (10/4), ratapan yang menggambarkan kepedihan Maria
karena harus menyaksikan penderitaan Yesus anaknya sebelum dan saat
disalib berkumandang dalam hening.
Keheningan hanya ditemani gumaman doa dan jutaan pendar lilin dari ribuan
masyarakat setempat dan peziarah. Lilin juga berpendar di jalan sepanjang
2 km yang dilalui prosesi. Pun di depan rumah-rumah penduduk.
“Pandang dan lihatlah, apakah ada kedukaan seperti kedukaanku?” begitu
kira-kira sebagian bunyi dari ratapan Ovos Omnes yang mewakili kedukaan
Maria, Bunda Yesus.
Maka, malam itu suara jernih perempuan pembawa ratapan, memantul di
bukit-bukit yang ada di seberang pantai. Terasa magis, saat gema suara
seakan berpindah tempat dari kiri, tengah dan kanan pebukitan.
Ribuan orang berarak hingga mencapai panjang 1,5 km. Menyemut di antara
arakan peti Tuan Anna (Yesus) dan patung Tuan Ma (Bunda Maria). Hampir
seluruh peserta doa menggunakan baju hitam sebagai tanda berkabung atas
kematian Yesus.
Prosesi Jumat Agung atau Sesta Vera merupakan puncak dari rangkaian
perayaan Semana Santa (pekan suci) Paskah. Pagi sebelum puncak acara,
arak-arakan Tuan Menino (bayi Yesus) dilakukan lewat laut. Menggunakan
perahu dayung kecil, diikuti perahu-perahu lain. Jauh di samping dan
belakangnya, masyarakat mengantar menggunakan perahu motor. Pol Air dan
Tim SAR pun bersiaga karena derasnya arus laut yang disebut penduduk
setempat sebagai arus balik.
Di jalanan, masyarakat berjubel mengikuti perahu dari pinggiran pantai
hingga tempat perhentian di antara Kapela (kapel) Tuan Ma dan Tuan Anna.
Siang itu juga dilanjutkan dengan arakan Tuan Ma dan Tuan Anna menuju
Katedral. Dari titik inilah prosesi Sesta Vera dengan jutaan lilin
dimulai. Berangkat pukul 19.00 WIT, selesai pukul 01.00 WIT.
Rabu sebelumnya, masyarakat mengikuti prosesi Rabu Trewa. Tepat pukul
19.00, usai pelantunan doa dalam bahasa Portugis Kuno, para pemuda dan
anak-anak menabuhkan bebunyian yang berasal dari seretan dan pukulan seng.
Menjadi pertanda kegelisahaan menjelang kematian Yesus.
Kamis pagi, Kapela Tuan Ma dan Tuan Anna dibuka untuk umum. Masyarakat dan
peziarah rela antre berjam-jam untuk berdoa, berjalan dengan lutut,
mendekati dan mencium Tuan Ma dan Tuan Anna. Pada saat itu puji syukur tak
henti didaraskan, hingga keesokan harinya.
Semana Santa merupakan tradisi tua warisan Portugal yang sudah berusia
lebih dari 400 tahun. Di negara asalnya, tradisi ini sudah punah.
Ketekunan dan kekuatan doa yang dilantunkan di Larantuka menunjukkan
betapa besarnya pengharapan yang dimiliki masyarakat dan
para peziarah. Terkadang, kata-kata tak lagi cukup untuk melukiskan jiwa
dari kekuatan sebuah pengharapan.

HarikuApril 3, 2009 4:26 pm

Apa yang harus saya lakukan?

HarikuFebruary 16, 2009 10:22 am

Minggu, saya ‘berkenalan’ (saya lebih dulu kenal keluarga mereka) dengan suami istri yang sangat dekat dengan dunia politik dan TNI. Barangkali untuk beberapa sejarah yang masih juga tak jelas di negeri ini, mereka memegang kunci rahasia.

Dari percakapan dan canda, saya mendapat banyak informasi langsung dari ring 1. Tentang ambisi, percintaan, affair, dan dunia magis. Menyegarkan karena dalam hubungan manusia dengan manusia mereka benar-benar menyenangkan. Sangat sangat manusiawi.

Tapi soal politik? Sekali lagi saya angkat tangan. Entah saya yang penuh curiga, atau mungkin perasaan saya saja yang terlalu berprasangka. Saya tetap merasa tidak nyaman. Saya tak mau masuk dalam lingkaran itu, karena saya benar-benar tidak merasakan passion yang pas Bagi saya, dunia itu rawan pemanfaatan dan memanfaatkan.

Jadi saya putuskan menarik diri di batas luar. Mendengarkan saja kalau sudah bicara soal politik. Tapi kalau hal lain hahaha…menyenangkan. Saya seperti membaca buku-buku berkarakter Sydney Sheldon…hmmm…

Hariku 10:14 am

Mencapai segala sesuatu memang tidak perlu ngoyo alias memaksakan segala hal. Pengorbanan memang perlu tapi kan harus menggunakan akal sehat. Terlalu banyak yang dikorbankan tapi hasil tidak sesuai, akhirnya yang muncul rasa sakit dan tidak terima. Itu yang terjadi pada beberapa temanku, baik dalam hal percintaan mau pun karir.

Sebagai penonton, saya belajar banyak…

HarikuFebruary 13, 2009 1:24 pm

INI film yang bisa membuat saya nonton berkali-kali tanpa bosan. Senang dengan acting Val Kilmer. Benar-benar senang.

Suka dengan persahabatan Doc Holiday (Val Kilmer) dan Wyatt Earp (Kurt Russel– yang jadi tokoh utama). Saya suka percakapan saat Doc terbaring sakit dan Wyatt mendapat tantangan duel dari musuhnya. Juga percakapan Doc dan Wyatt, saat Doc dirawat di sanatorium sampai akhir hayatnya.

Ala hollywoodnya, saya suka saat Doc tiba-tiba muncul menggantikan posisi duel Wyatt dan Johnny Ringo.

Coba deh tonton film ini. Film lama, kalau tidak salah dibuat tahun 1993 tapi sampai sekarang tetap bisa membuat saya terpesona.

HarikuJanuary 19, 2009 9:28 am

Di pohon johar yang istirah
di musim penghujan yang basah
aku tumbuh dari rasa sakit masa lalu
Menyulam rumah berkabut

Karya S Yoga, diambil dari harian Kompas 18 Jan 09

Hariku 9:20 am

SAYA tidak tahu, apakah ini kebetulan atau bukan. Tapi satu bulan ini banyak peristiwa yang berkutat pada kata bahagia dalam hidup pribadi saya. Mulai dari pertanyaan hingga berbagai keluhan teman, pun yang disampaikan tetangga menjelang subuh (?) beberapa waktu lalu.

Kemudian, saat saya memindahkan buku dari lantai satu ke atas, dan saat memindahkan lagi dari lantai ke lemari dalam rentang berbeda (hitungan hari dan minggu), satu buku terus menyita perhatian saya. Setelah selesai disusun, selalu ada ditumpukan atas. Tapi saat itu saya sedang dihinggapi keengganan membaca. Sampai sekitar lima hari lalu, lagi, buku itu ada di tempat tidur, (mungkin untuk sarana bermain putri kecilku), dan kembali menarik perhatian.

Kali ini saya sulit mengabaikan. Maka, mulailah saya membaca buku tersebut. Judulnya Pergulatan Cinta dan Rasa Takut, tulisan Dan Baker dan Cameron Stauth. Cinta? ya…ini bukan sekadar cinta antara dua manusia berbeda jenis. Tapi lebih luas lagi mencakup berbagai hubungan.

Dua hari membaca buku itu, saya merasa tertohok, berkali-kali rasanya perasaan dan hidup saya ditelanjangi. Sebagian pengetahuan yang dipaparkan mungkin sudah banyak diketahui orang. Namun, buku ini memberi makna yang jauh lebih mendasar.

Saya, yang dua minggu ini dihinggapi banyak perasaan, seolah ditampar, diajak mengubah persepsi, dan banyak hal lagi yang memaksa saya menelanjangi apa yang selama ini membuat saya takut dan selalu melarikan diri. Sulit mengungkapkan, tapi saya menulis ini, dengan harapan dapat membagi apa yang saya dapatkan. Di blog ini, saya hanya menulis sepenggal-sepenggal, tentu baru akan mengena jika Anda membaca seluruhnya.

Kulitas Kebahagiaan:

1. Cinta
Cinta dalam arti luas merupakan penawasr rasa takut dan langkah pertama menuju kebahagiaan.
2. Optimisme
Optimisme adalah menyadarisemakin menyakitkan peristiwa yang kita alami, semakinmendalam pelajaran yang dapat kita petik.
3. Keberanian
Inilah senjata paling ampuh untuk mengalahkan rasa takut. Keberanian adalah kualitas kita untuk terus berjuang.
4. Perasaan Bebas
Kebebasan adalah pilihan, dan pilihanlah nyang membuat diri kita manusiawi
5. Proaktif
Orang yang bahagia berpartisipasi untuk mengubah nasib mereka sendiri. Mereka tidak menanti peristiwa atau orang lain untuk membuatr mereka bahagia.
6. Rasa aman
Orang bahagia menyadari tidak ada yang abadi. Mereka menyukai keadaan diri sendiri apa adanya.
7. Kesehatan
Kebahagiaan dan kesehatan adalah dua hal yang saling bergantung.
8. Spiritualitas
Orang yang bahagia tidak takut menjalani hal-hal baru dalam kehidupan mereka.
9. Altruisme
Orang yang tidak bahagia biasanya terobsesi dengan diri sendiri, sehingga tidak sempat memperhatikan kebutuhan orang lain. Altruistis menjalin kebersamaan Anda dengan orang lain dan memberikan Anda tujuan hidup.
10. Perspektif
Orang yang tidak bahagia cenderung melihat segala sesuatu hitam putih. Orang yang bahagia bisa melihat sisi abu-abu. Mereka tahu bagaimana memprioritaskan berbagai masalah dan mengubah menjadi sejumlah kemungkinan.
11. Humor
Merupakan pergeseran persepsi yang memberkali seseorang dengan keberanian.
11. Tujuan Hidup
Orang bagahia tahu apa tujuan hidupnya.

“Kebahagiaan bukan berarti semuanya baik-baik saja. Kebahagiaan adalah kerja keras. Keberanian merupakan salah satu prasyarat kebahagiaan. Kata orang, keberanian bukan berarti menghapus rasa takut, tetapi kemampuan untuk bertindak walau pun merasa takut. Orang yang bahagia tidak melawan ketidaksempurnaan, mereka mengalahkan rasa takut. Kita mengubah nasib kita setiap hari, dengan apa yang kita lakukan.”

Lima Perangkap Kebahagiaan:
1. Berusaha membeli kebahagiaan
2. Berusaha menemukan kebahagiaan dalam kesenangan
3. Berusaha merasa bahagia dengan melupakan masa lalu
4. Berusaha merasa bahagia dengan memperbaiki segala kekurangan
5. Berusaha memaksakan kebahagiaan

Empat keyakinan umum yang bisa sangat mematikan. Karena itu, jika Anda mengalami perasaan ini, segera alihkan atau ubah persepsi Anda ke arah lebih positif:
1. Aku adalah korban
2. Aku berhak untuk menuntut lebih banyak
3. Aku akan diselamatkan
4. Orang lain yang harus disalahkan

HarikuJanuary 14, 2009 3:42 pm

KEMARIN saya berbincang dengan dokter kantor yang juga psikiater. Perpincangan berlanjut ke masalah hipnosis. Dalam hal penyembuhan, tentu dokter ini sudah berpengalaman. Juga praktek hipnosis.
Dari perbincangan iseng tadi, saya bertanya, “Boleh dong ilmu hipnosisnya dicoba?”

“Boleh, boleh,” jawab dokter tadi.

Asistennya memberitahu, ternyata sudah banyak teman di kantor yang minta bukti keajaiban hipnosis. Kisahnya, ada yang lupa nama sendiri, ada yang tak bisa melepas kaitan tangan, ada pula yang tak kuat mengangkat botol.

Maka, saya berniat mencoba. Apalagi dokter itu bilang, kalau saya sudah berhasil fokus dan dihipnosis, ada keuntungan tambahan, yaitu akan lebih kebal pada kejahatan dengan dasar hipnosis. Waaah, boleh juga tuh, pikir saya.

Jadilah saya memasuki tahap hipnosis. Ada proses saat dokter mengatakan saya akan lupa nama sendiri. Saya juga akan lupa siapa saya sebenarnya. Saya diminta mengosongkan pikiran sekaligus fokus melupakan diri saya. Maka, saya membayangkan diri tersesat, tidak ingat apa-apa lagi, kosong…kosong.
Saat disuruh membuka mata, dokter itu bertanya, siapa nama dirinya, dan saya jawab betul. Ketika ditanya siapa saya? Astaga…saya tetap ingat, menyebut nama dengan lancar.

Lalu, dicobalah sekali lagi. Kali ini saya disuruh melupakan angka dua. Sekali lagi, saya mengosongkan pikiran. Saya benar-benar berusaha keras untuk berkonsentrasi, mematuhi semua perintah sang dokter. Lalu saya disuruh membuka mata, dan diminta menghitung 1-10.
Saya mulai menghitung, lalu berhenti pada angka satu. Dengan tidak enak hati saya berkata, “Tapi dokter saya tetap ingat angka dua.”

Sekali lagi proses hipnosis gagal . Dan akhirnya disudahi. Dokter itu bilang, saya kurang konsentrasi. Terus dia menjelaskan, di dunia ini, ada 20% orang yang mudah dihipnosis, 70% sedang-sedang saja, dan 10% sulit dihipnosis karena otak kiri terlalu aktif.
Saya pikir, mungkin saya ada di antara 70% dan 10% alias di antara yang sedang-sedang dan sulit.
Tapi masa iya sih? Selama ini saya selalu berpikir sebagai orang yang gampang di hipnosis. Bagaimana tidak? Saya ini mudah terpengaruh dengan histeria masa. Saat peristiwa Mei 1998, begitu ada teriakan dan orang berlarian, saya langsung ikut ambil langkah seribu. Benar itu, jadi mungkin kemarin itu saya memang kurang fokus. Dokter itu berjanji, akan mencoba lagi.

Hariku 3:29 pm

SUATU hari, saya mendapat pertanyaan, apa beda makna senang dan bahagia?
Trus berlanjut peristiwa dan keadaan seperti apa yang pernah membuat saya senang dan bahagia?

Nah, untuk pertanyaan kedua, saya terpaksa termenung lamaaaa sekali. Apa ya? Gawat nih…apa ya perasaan yang paling menonjol dalam kehidupan saya? Saya ingat perasaan takjub saat pertamakali melihat putri kecilku menghirup udara. Perasaan ajaib saat pertamakali melihat dia digendong suster dan disodorkan kepada saya, ibunya.

Selanjutnya? Terlepas dari segala keajaiban yang terus diberikan putri kecilku, apa ya? Saya masih termenung. Bukan tidak ada yang bahagia dan tidak senang. Bukan pula ada kesedihan. Lalu apa? hahaha…

Itu yang saya bingung. Sebingung saat diajak teman membaca tarot dan disuruh melontarkan pertanyaan pada ‘tukang’ tarot yang sudah menunggu di seberang meja. “Apa yang harus saya tanyakan? ”

“Masalahmu to mbak?” kata teman saya tadi.

“Waduuuh, apa ya?”

Akhirnya saya bilang, ya sudah liat saja semua hahaha.

HarikuDecember 23, 2008 3:01 pm

Orang Bajo, Suku Pengembara Laut, Pengalaman Seorang Antropolog

Penulis Francois-Robert Zacot
Penyunting: Atika Suri Fanani
Penerjemah: Fida Muljono-Larue & Ida Budi Pranoto

Penerbit : Mizan
Silakan buka sabuku.com

Buku ini memadukan kisah petualangan dan studi ilmiah seorang antropolog Prancis di desa orang Bajo yang terpencil di Sulawesi Utara. Akibat keterpencilan mereka sepanjang sejarah, orang Bajo membawa jejak-jejak perpindahan penduduk yang menghuni Asia Tenggara sekitar dua ribu tahun yang lalu. Membaca buku ini kita bisa mengatahui bagaimana orang Bajo melahirkan, mendidik anak, bahkan membuang hajat. Diuraikan pula soal kepercayaan mereka terhadap setan-setan.
———————————

Itu sedikit gambaran yang biasa ada di belakang buku. Tapi bukan itu yang ingin saya bahas. Saat pertamakali melihat buku itu, hati saya langsung berteriak: “LAGI?”

Begitulah, selalu orang asing yang tahu banyak dan kemudian sigap mendokumentasikan, entah dalam bentuk buku atau pun film. Padahal, Francois hanya menceritakan apa yang dia lihat. Menceritakan perasaannya, keheranannya serta tambahan pengetahuan dan wawasan saat tinggal bersama Suku Bajo.

Kenapa ya kita selalu ketinggalan. Apakah kurang sigap, atau kurang peka untuk mendokumentasikan kekayaan negeri sendiri?

Uuuuuh…..saya sendiri kemana? Dua orang mengajak membuat buku bersama. Satu tokoh LSM perempuan dan satu lagi dosen dan juga pejabat yang ahli tentang pulau-pulau kecil dan terluar. Tapi kok saya belum juga menangkap roh dari tawaran itu. Ya jadi gini deh, sibuk sak-karepe dewe. uuuuh!